|
sabtu pagi kembali ke rumah. perjalanan yang lumrah. malam telah terbunuh. perempuan bisa apa saja. permintaan beradu dibalas gereget sensasi. lalu melayu yang pura-pura kembang. ini bukan hasrat apalagi cinta. insting binatang belaka. ini tentang permintaan kesempatan kedua. tentang bulan yang lupa berkunjung. ledeng yang bocor melulu. gugur satu tumbuh seribu. kemarin-kemarin ditenggak beberapa obat pembantu. ternyata alam bawah sadar tak mampu mereka belenggu. sungguh tidak pernah tahu. besok mungkin beda cerita. meski malam tidak ada lagi |
| Leave a Comment: |