aku juga melihatnya di sela tulisan yang terketik, wajah yang datang-pergi, dan tiap tukar ujar. kadang ia menyelip pada mimpi-mimpi seumpama hajaran berdarah manis
kuak akan berhenti disitu saja selayak aku ingin ia diingat seperti itu jangan lebih
maka ingatlah jaket hitam-merah yang bau apek pesawat terbang kecil di sudut langit yang kuning atau ruam samar akibat ciuman jemari yang bertaut terlalu erat